Skip to main content

Tips belajar elektronik sendiri

Banyak orang mangatakan bahwa belajar elektronika itu sulit karena berhubungan dengan komponen-komponen kecil dan rangkaian yang sangat rumit. Hal inilah yang meruntuhkan niat kita jika ingin mempelajari elekronika dari dasar. Namun sebenarnya menurut saya mempelajari elektronika adalah hal yang menantang dan sebagai pemula saya sendiri sering melakukan problem solving saat mempelajarinya. Cara tersebut terbukti sebagai cara mudah dan ampuh untuk menentukan jenis kerusakan pada rangkaian elektronika. misalnya pada Adaptor, jika kita copot elconya maka arus menjadi kurang stabil. Jika digunakan untuk mensuplay amplifier atau radio akan mendengung, sehingga dapat kita simpulkan jika ada suara dengung di radio bisa jadi disebabkan oleh elco yang rusak.

Seperti yang kita tahu dunia tekhnologi yang semakin maju membuat kita harus berlomba-lomba untuk meningkatkan pengetahuan dalam bidang tersebut, khusunya elektronika sendiri jangan sampai kita tertinggal. Meski demikian bagi anda yang masih pemula (sama seperti saya hehe) yang mempunyai keinginan kuat untuk mempelajarinya, maka anda harus mempelajarinya dari dasar terlebih dahulu, minimal anda harus mengenal komponen dasar elektronika sebelum merangkainya.

1. Niat untuk Belajar

Hal pertama yang harus anda siapkan untuk mempelajari elektronika adalah Niat, artinya sebelum anda mempelajari komponen dan rangkaian elektronika sebaiknya anda harus punya niat dari lubuk hati yang paling dalam untuk belajar. Jadi jangan setengah-setengah biar tidak putus ditengah jalan

2. Adanya minat Belajar

Coba melihat lebih dekat tentang diri anda apakah anda memiliki bakat dibidang elektronik, jika ya maka anda bisa dengan mudah mempelajari dan mengembangkan bakat anda tersebut. Jika tidak ada minat, pasti anda tidak akan mau membaca artikel saya ini. ya kan?

3. Persiapkan Alat Praktek

Sebagai pemula anda juga harus punya alat dan perlengkapan elektronika, minimal solder, timah, obeng, multimeter, pinset, tang dan sebagainya. Jadi semua perlengkapan yang dibutuhkan haruslah ada sebagai bahan praktek, jika kesulitan anda harus coba mencicilnya dengan membeli satu-persatu peralatan tersebut. Selengkapnya bisa anda baca pada peralatan tekhnisi elektronika yang wajib ada

4. Kenali Komponen Elektronika

Untuk yang satu ini adalah kewajiban bagi anda yang mau belajar elektronika. Untuk itu sedikit demi sedikit carilah referensi mengenai nama komponen, baik itu dari buku, internet, atau dari seorang teman maupun guru. Baca Komponen Elektronika, Simbol dan fungsinya

5. Pelajari Cara Menghitung dan Mengukur Sebuah Komponen

Setelah anda mengetahui nama dan jenis-jenis komponen, maka tahap selanjutnya adalah teknik pengukuran, baik itu komponen aktif maupun komponen pasif. banyak sekali buku-buku dan tutorial diinternet yang bisa anda cari mengenai cara menghitung dan mengukur sebuah komponen.

6. Belajar Menyolder

Setelah semua teori anda kuasai, selanjutya adalah praktek. pertama-tama adalah menyolder, bisa dengan menyolder kabel, komponen maupun rangkaian lainnya, yang jelas pelajari tekhnik menyolder yang baik dan benar. Supaya hasil yang anda praktekkan bagus dan rapi. Baca cara menyolder yang baik dan benar

7. Merakit rangkaian 

Pada tahap ini sebaiknya coba merakit rangkaian dasar dahulu, misalnya merakit power supplay atau adaptor, membuat lampu flip flop, atau rangkaian lainnya. Dengan begitu anda akan lebih familiar dengan elektronika. Setelah rangkaian dasar sudah menjadi mudah buat anda, maka secara bertahap tingkatkan dengan merakit rangkaian yang lebih rumit, hingga yang paling rumit. misalnya merakit power amplifier selanjutnya anda bisa melakukan problem solving pada barang-barang elektronik anda sendiri dirumah.

8. Mereparasi barang Elektronika

Cobalah untuk mencari barang-barang elektronika yang sudah rusak, dan coba untuk diperbaiki, mulai dari yang ringan juga, misalnya mereparasi rangkaian lampu neon, hemat energy dan sebagainya, hingga anda mahir melakukkanya, barulah berikutnya kebarang elektronika yang lebih rumit, misalnya amplifier atau speaker aktif.

9. Ketekunan dan Ketelitian

Yang terakhir adalah tekun dan telaten dalam mempraktekkan elektronika, dan sering - sering cari informasi mengenai elektronika terbaru. karena kadang kala kita bisa dibuat jenuh karena apa yang kita rangkai atau perbaiki belum jadi. Nah hal ini lah yang sering membuat para teknisi patah semangat dan malas untuk melanjutkan lagi. Oleh sebab itu ketekunan dan teliti menjadi hal pokok yang harus ada pada diri anda.

"Beberapa tips diatas mudah-mudahan bisa membantu anda dalam mempelajari elektronika ini, karena pada dasarnya tidak ada sebuah acuan baku dalam mempelajarinya. Untuk itu sebaiknya anda mencari seorang yang ahli dibidang elektronika, dan bergurulah padanya agar anda bisa lebih mudah dan tidak sekedar otodidak saja. bagi anda yang membaca tulisan saya ini kalau bisa kasi tambahan dari beberapa poin diatas di komentar, terimakasih sudah berkunjung."

Kunjungi juga artikel saya yang lain
Disini :

opaz80.blogspot.com

Comments

Popular posts from this blog

Xiaomi Mi Max Smartphone terbaru dari Xiaomi

Smartphone baru dari xiaomi membuat smartphone berlayar besar, kemampuan untuk Mencapai keseimbangan antara ukuran, berat dan ergonomi, Max memiliki layar full-HD 6,44 inci dengan Gorilla Glass 3 dan Tampilan tech untuk lebih jelas melihat di luar ruangan. Jangan salah, layar ini sangat besar, dan Mi Max berhasil membuat iPhone 6 Plus terlihat kecil kalo kita bandingkan. Namun, Xiaomi mencoba untuk menebus ini dengan pemangkasan sisi tepi samping, hingga atas dan di bawah layar, kecuali untuk apa yang benar-benar dibutuhkan. Di sisi-sisi nya juga dibuat agak bulat, agar  menghindari tepi tajam. Mi Max cukup tipis di 7.5mm dan ada tepi chamfered yang di tutupi logam di sepanjang body nya. Volume dan tombol power ditempatkan di sebelah kanan dan bekerja dengan baik, dengan pencetan tombolnya yang sangat baik. Tempat slot SIM dan kartu micro SD ada di sebelah kiri. Mi Max mengadopsi dua kartu SIM atau satu SIM dan kartu microSD (hingga 128GB). Untuk speaker, Mono-s...

E-PL8 kamera dari Olympus untuk pecinta fotografi dan vlog

E-PL8 muncul dengan pede di bawah bendera brand Olympus  meskipun banyak yang  menganggap bahwa E-PL8 adalah versi untuk low-end.berharap menggantikan E-PL7 sebagai pintu gerbang kamera Olympus untuk masuk ke dalam sistem ILC, orang-orang yang telah menemukan cinta mereka kepada fotografi melalui kamera ponsel mereka dan ingin mengambil langkah berikutnya. dalam pikiran para pelanggan ini , E-PL8 telah mencoba untuk menyatukan yang terbaik dari kedua dunia, menawarkan fitur yang berguna dan tidak peduli  kamera runcing yang siap untuk meningkatkan kualitas gambar mereka desain yang bagus kemungkinan sudah dimiliki, itu yang terpenting untuk pelanggannya, perangkat elektronik pribadi yang telah bekerja sama dengan aksesoris fashion sebagai bagian dari teknologi. Mengetahui itu, E-PL8 telah melalui sedikit desain yang telah diperbaharui, jika dibandingkan dengan E-PL7. Sebuah set baru warna yang terkoordinasi opsional dan tali pegangan menunjukkan bebera...

Tips Merawat Android Agar Tidak Cepat Rusak 

Sebenarnya tips ini difokuskan untuk anda yang memilih Android murah sebagai gadget andalan, namun tidak ada salahnya juga bagi anda pemilik Android kelas menengah hingga kelas tinggi untuk membaca artikel ini, karena memang perangkat elektronik tentu saja butuh beberapa perawatan tertentu untuk menjaga performanya agar tetap prima. Untuk itu alangkah baiknya bagi anda agar membaca artikel ini untuk jaga-jaga jika dikemudian hari dibutuhkan. Dalam merawat gadget, tentu ada hal-hal yang tidak boleh atau tidak disarankan untuk dilakukan, dan berikut diantaranya : " Hal yang harus dihindari agar Android lebih awet " 1 . Bermain game berat Untuk perangkat dengan spesifikasi tinggi mungkin ini bukan masalah, namun akan menjadi masalah yang sangat besar terutama untuk pengguna Android spesifikasi menengah kebawah. Jangan terlalu memaksakan perangkat anda untuk melakukan aktivitas yang melebihi batas kemampuan dari spesifikasi yang dimiliki perangkat tersebut. Kenapa? Karena ...