Skip to main content

Cara charge baterai smartphone yang benar


Cara Charge Baterai Smartphone Yang Benar


cara-charge-smartphone
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- opaz80.blogspot.com -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:600px"
     data-ad-client="ca-pub-7169158698346114"
     data-ad-slot="8082764658"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Smartphone sudah menjadi bagian hidup bagi kebanyakan orang, melihat fungsinya yang begitu penting yang dapat dipergunakan untuk membantu mengerjakan banyak hal. Mulai dari membaca berita, melihat media sosial, pesan instan,  mengecek email, hingga memotret. Dengan banyaknya fitur-fitur tersebut maka konsumsi baterai yang ada pun semakin boros.
Kebanyakan smartphone hanya bisa bertahan 4-5 jam saja jika digunakan secara  intens seperti penggunaan akses data internet yang terus menerus. Tentunya waktu tersebut tidaklah cukup unuk menemani aktivitas penggunanya seharian, dan harus mencharge baterai smartphone tersebut agar dapat dipergunakan kembali.
Berikut ini  cara charge baterai smartphone yang benar agar baterai dapat berumur panjang:
1. Jangan dibiarkan baterai habis total
Banyak yang mengatakan agar baterai smartphone sebaiknya dibiarkan habis terlebih dahulu sebelum di-charge kembali. Hal itu memang benar, tetapi itu hanya untuk baterai dengan bahan nikel, yang saat ini sudah mulai ditinggalkan, sehingga saran di atas sudah tidak relevan.
Smartphone-smartphone modern saat ini sudah menggunakan baterai berbahan litium-ion, yang cara perawatannya pun juga berbeda dari baterai bahan nikel. Baterai smartphone sebaiknya dijaga agar daya yang disimpan di dalamnya tetap di atas 50 persen atau minimal 20 persen.
Meski begitu, sesekali daya baterai juga perlu “dikuras” hingga habis, misalnya sekali dalam sebulan untuk keperluan kalibrasi.
2. Jangan “di-charge” semalaman (terlalu lama)
Kebiasaan membiarkan baterai terhubung dengan charger semalaman sambil ditinggal tidur juga ternyata tidak baik. Walau beberapa charger bisa memutus arus listrik jika daya sudah terisi 100 persen, membiarkan baterai selalu berada dalam kondisi 100 persen terisi juga tidak baik.
Untuk baterai jenis Lithium-ion, mengisi baterai sebentar saja hingga terisi penuh secara berkali-kali malah lebih baik untuk kesehatan baterai dibanding dibiarkan dalam kondisi nol persen atau 100 persen secara terus-menerus.
Baterai litium juga rawan jika dibiarkan sering kehabisan daya sebab baterai tersebut juga memiliki komponen yang bisa digunakan untuk merusak baterai sendiri untuk mencegah agar baterai tidak meledak. Walau tidak terjadi tiap hari, pengguna wajib waspada.
3. Hindari tempat yang panas
Hindarkan smartphone dari tempat-tempat yang panas, misalnya di dashboard mobil di bawah kaca depan mobil, walau smartphone dalam keadaan mati sekali pun. Sebab, panas yang terpapar bisa merusak baterai.
Baterai litium idealnya disimpan dalam suhu 15 derajat celsius. Suhu ekstrem yang bisa ditangani adalah antara minus 40 hingga 50 derajat celsius.

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- opaz80.blogspot.com -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:600px"
     data-ad-client="ca-pub-7169158698346114"
     data-ad-slot="8082764658"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>




4. Charge langsung ke soket listrik
Menghubungkan baterai dengan charger melalui soket listrik adalah cara yang paling direkomendasikan. Walau saat ini diperkenalkan metode pengisian ulang baterai secara nirkabel, metode tersebut juga menghasilkan panas yang tidak baik untuk baterai.
Metode menghubungkan charger dengan soket listrik juga lebih cepat dan aman jika dibanding menghubungkan smartphone dengan USB komputer atau laptop menggunakan kabel data/charger.
Sumber : Yahoo News

Comments

Popular posts from this blog

Xiaomi Mi Max Smartphone terbaru dari Xiaomi

Smartphone baru dari xiaomi membuat smartphone berlayar besar, kemampuan untuk Mencapai keseimbangan antara ukuran, berat dan ergonomi, Max memiliki layar full-HD 6,44 inci dengan Gorilla Glass 3 dan Tampilan tech untuk lebih jelas melihat di luar ruangan. Jangan salah, layar ini sangat besar, dan Mi Max berhasil membuat iPhone 6 Plus terlihat kecil kalo kita bandingkan. Namun, Xiaomi mencoba untuk menebus ini dengan pemangkasan sisi tepi samping, hingga atas dan di bawah layar, kecuali untuk apa yang benar-benar dibutuhkan. Di sisi-sisi nya juga dibuat agak bulat, agar  menghindari tepi tajam. Mi Max cukup tipis di 7.5mm dan ada tepi chamfered yang di tutupi logam di sepanjang body nya. Volume dan tombol power ditempatkan di sebelah kanan dan bekerja dengan baik, dengan pencetan tombolnya yang sangat baik. Tempat slot SIM dan kartu micro SD ada di sebelah kiri. Mi Max mengadopsi dua kartu SIM atau satu SIM dan kartu microSD (hingga 128GB). Untuk speaker, Mono-s...

E-PL8 kamera dari Olympus untuk pecinta fotografi dan vlog

E-PL8 muncul dengan pede di bawah bendera brand Olympus  meskipun banyak yang  menganggap bahwa E-PL8 adalah versi untuk low-end.berharap menggantikan E-PL7 sebagai pintu gerbang kamera Olympus untuk masuk ke dalam sistem ILC, orang-orang yang telah menemukan cinta mereka kepada fotografi melalui kamera ponsel mereka dan ingin mengambil langkah berikutnya. dalam pikiran para pelanggan ini , E-PL8 telah mencoba untuk menyatukan yang terbaik dari kedua dunia, menawarkan fitur yang berguna dan tidak peduli  kamera runcing yang siap untuk meningkatkan kualitas gambar mereka desain yang bagus kemungkinan sudah dimiliki, itu yang terpenting untuk pelanggannya, perangkat elektronik pribadi yang telah bekerja sama dengan aksesoris fashion sebagai bagian dari teknologi. Mengetahui itu, E-PL8 telah melalui sedikit desain yang telah diperbaharui, jika dibandingkan dengan E-PL7. Sebuah set baru warna yang terkoordinasi opsional dan tali pegangan menunjukkan bebera...

Tips Merawat Android Agar Tidak Cepat Rusak 

Sebenarnya tips ini difokuskan untuk anda yang memilih Android murah sebagai gadget andalan, namun tidak ada salahnya juga bagi anda pemilik Android kelas menengah hingga kelas tinggi untuk membaca artikel ini, karena memang perangkat elektronik tentu saja butuh beberapa perawatan tertentu untuk menjaga performanya agar tetap prima. Untuk itu alangkah baiknya bagi anda agar membaca artikel ini untuk jaga-jaga jika dikemudian hari dibutuhkan. Dalam merawat gadget, tentu ada hal-hal yang tidak boleh atau tidak disarankan untuk dilakukan, dan berikut diantaranya : " Hal yang harus dihindari agar Android lebih awet " 1 . Bermain game berat Untuk perangkat dengan spesifikasi tinggi mungkin ini bukan masalah, namun akan menjadi masalah yang sangat besar terutama untuk pengguna Android spesifikasi menengah kebawah. Jangan terlalu memaksakan perangkat anda untuk melakukan aktivitas yang melebihi batas kemampuan dari spesifikasi yang dimiliki perangkat tersebut. Kenapa? Karena ...